Semua Kategori

SISTEM PENDUKUNG SEGEL

GEV21

  • Pengantar
  • Diagram struktur
  • Informasi Selengkapnya
Pengantar

Memberikan aliran pendingin ke segel, meningkatkan margin penguapan media, memenuhi batas suhu segel sekunder, mengurangi koking/polimerisasi, serta memperbaiki pelumasan.

Keunggulan:

  • Memastikan pendinginan yang efektif dan menjaga perbedaan tekanan yang cukup untuk aliran yang stabil.

Kekurangan:

  • Beban yang lebih tinggi pada pendingin; risiko pengendapan/penyumbatan pada saluran air pendingin.
  • Berpotensi tersumbat jika viskositas fluida meningkat.
  • Di daerah beriklim kering, pendingin udara-fin dapat menggantikan pendingin air.

Diagram struktur

图片17.png

16c4c10ecd79fa3507b7c528b065f89f.jpg

Informasi Selengkapnya

I. Ruang Lingkup Aplikasi

Sistem PLAN 21

Terutama digunakan pada aplikasi yang membutuhkan suhu ruang segel yang lebih rendah, seperti pompa yang menangani air panas bersuhu tinggi atau pompa sentrifugal dalam proses kimia dengan suhu medium yang tinggi. Sistem ini mengalihkan medium dari saluran keluar pompa melalui sebuah orifice, mendinginkannya melalui alat penukar panas, dan menyuntikkannya ke dalam ruang segel. Sistem ini cocok untuk cairan bersih dengan suhu tidak melebihi 120°C.

Sistem PLAN 52

Sistem tanpa tekanan yang menyediakan fluida buffer untuk segel mekanis tandem, terutama digunakan pada aplikasi di mana kebocoran kecil dapat menyebabkan kontaminasi, seperti sentrifus di industri farmasi atau peralatan pencampur di industri makanan. Sistem ini menyuplai fluida buffer dari tangki bertekanan atmosfer, biasanya pada tekanan lingkungan.

Sistem PLAN 53A

Sistem penahanan dual-seal bertekanan yang dirancang untuk media berbahaya, toksik, atau yang cenderung mengkristal, umum digunakan pada unit hidrogenasi petrokimia dan reaktor farmasi. Sistem ini menggunakan akumulator bertekanan nitrogen untuk menjaga tekanan fluida isolasi tetap stabil, biasanya 0,15–0,2 MPa lebih tinggi dari tekanan media proses.

Sistem PLAN 53B

Sistem isolasi eksternal bertekanan menggunakan sumber hidrolik, cocok untuk aplikasi yang tidak memiliki pasokan nitrogen atau membutuhkan tekanan lebih tinggi, seperti platform lepas pantai atau pompa transfer minyak terpencil. Sistem ini menggunakan pompa hidrolik eksternal untuk menghasilkan tekanan, dengan tekanan kerja maksimum 10 MPa.

II. Metode Penggunaan

Persiapan Pra-Startup

- Periksa semua sambungan perpipaan untuk memastikan kedap udara dan pastikan instrumen seperti manometer dan indikator level berfungsi dengan baik.

- Untuk PLAN 52, isi tangki buffer hingga kapasitas 80% melalui katup ventilasi.

- Untuk PLAN 53A/B, gunakan pompa pengisian oli khusus untuk melakukan sirkulasi dan pelepasan udara hingga tekanan stabil.

Pengaturan dan Penyetelan Tekanan

- Untuk PLAN 53A, atur katup pereduksi tekanan nitrogen ke tekanan target.

- Untuk PLAN 53B, aktifkan pompa hidrolik dan tingkatkan tekanan secara bertahap hingga mencapai nilai setelan.

- Setelah menyetel tekanan untuk semua sistem, amati selama 30 menit untuk memastikan stabilitas.

Pemantauan Operasional

- PLAN 21: Pantau tekanan diferensial heat exchanger, dengan fluktuasi normal tidak melebihi 0,15 MPa.

- PLAN 52: Pantau tekanan fluida buffer, dengan fluktuasi normal berada dalam kisaran ±5% dari nilai setelan.

- PLAN 53A: Pantau tekanan nitrogen, dengan fluktuasi normal berada dalam kisaran ±0,05 MPa dari nilai setelan.

- PLAN 53B: Pantau tekanan hidrolik, dengan fluktuasi normal berada dalam kisaran ±2% dari nilai setelan.

Pemeliharaan Rutin

- Mingguan: Periksa warna dan kejernihan fluida isolasi; segera ganti jika keruh. Periksa semua sambungan pipa terhadap kebocoran menggunakan larutan sabun.

- Bulanan: Kalibrasi pengukur tekanan. Untuk PLAN 52, bersihkan katup ventilasi.

III. Penanganan Masalah Umum

PLAN 21 Efisiensi Pendinginan Berkurang

- Verifikasi aliran air pendingin memenuhi atau melebihi 80% dari nilai desain.

- Periksa tekanan diferensial penukar panas pelat; bersihkan jika melebihi 0,1 MPa.

- Validasi ketepatan sensor suhu.

PLAN 52 Konsumsi Cairan Buffer Berlebihan

- Dapat mengindikasikan kebocoran segel utama yang kecil atau katup ventilasi tangki tersumbat.

- Tambahkan zat pewarna untuk menemukan titik kebocoran.

- Periksa dan ganti kartrid filter 0,5 μm.

PLAN 53A/B Ketidaknormalan Tekanan

- Jika tekanan terus menurun, pertama-tama periksa tekanan nitrogen.

- Jika tekanan nitrogen normal, periksa kebocoran cairan isolasi, dengan fokus pada penukar panas.

- Jika tekanan nitrogen tidak normal, ganti bladder pada akumulator.

IV. Pencegahan

Persyaratan Keselamatan

- Sistem PLAN 53A tidak boleh menggunakan oksigen sebagai sumber gas.

- Untuk layanan hidrogen sulfida, gunakan cairan isolasi khusus.

- Periksa secara berkala katup pengaman selama operasi.

Kemampuan Beradaptasi dengan Lingkungan

- Di wilayah Arktik, lengkapi sistem PLAN 53B dengan pelacakan listrik.

- Di wilayah tropis, tingkatkan kapasitas pendinginan PLAN 21 sebesar 30%.

Tanggapan Darurat

- Segera hentikan sistem jika tekanan turun mendadak ke nol.

- Aktifkan pendinginan darurat jika suhu cairan isolasi melebihi 90°C.

V. Layanan Dukungan Teknis

Perusahaan telah menetapkan mekanisme respons darurat purna jual untuk pelanggan. Selalu merujuk pada manual pemasangan dan perawatan untuk model tertentu selama operasi. Hubungi tim teknik kami segera untuk dukungan teknis dalam kondisi kerja khusus.

Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
MOBILE
Nama
Pesan
0/1000

PRODUK TERKAIT